Perintah UNION digunakan untuk menggabungkan isi dari 2 (dua) tabel atau lebih. Perintah ini terdiri dari dua jenis, yaitu UNION dan UNION ALL. Seperti biasanya untuk menghasilkan suatu dataset perintah UNION ini harus disisipkan diantara perintah SELECT.
Agar lebih jelas kita ambil contoh sederhana dari sekumpulan data.
tabel_A = {‘1001’, ‘1002’, ‘1003’, ‘1004’, ‘1005’}
tabel_B = {‘1002’,’1005’,’1006’,’1007’}
UNION
Kalau kita ingin menggabungkan dari dua tabel tersebut dengan menggunakan UNION maka akan menghasilkan himpunan data berikut {{‘1001’, ‘1002’, ‘1003’, ‘1004’, ‘1005’, ’1006’,’1007’}
Dalam bentuk diagram himpunan terbentuk sebagai berikut :
Dalam bentuk tabel sebagai berikut
| tabel_A | tabel_B | tabel Hasil | ||
|
Kode
|
Kode
|
Kode
|
||
|
1001
|
1002
|
1001
|
||
|
1002
|
1005
|
1002
|
||
|
1003
|
1006
|
UNION
|
1003
|
|
|
1004
|
1007
|
1004
|
||
|
1005
|
1005
|
|||
|
1006
|
||||
|
1007
|
Bentuk perintahnya dalam SQL :
| SELECT* FROM tabel_A UNION SELECT* FROM tabel_B |
UNION ALL
Berbeda dengan perintah UNION, perintah UNION ALL menggabungkan keseluruhan data walaupun data tersebut mempunyai isi yang sama. Untuk jelasnya kita ambil kembali contoh yang di atas.
tabel_A = {‘1001’, ‘1002’, ‘1003’, ‘1004’, ‘1005’}
tabel_B = {‘1002’,’1005’,’1006’,’1007’}
Kalau kita memakai perintah UNION ALL, data yang dihasilkan {‘1001’, ‘1002’, ‘1003’, ‘1004’, ‘1005’, ‘1002’,’1005’,’1006’,’1007’}. Jadi semua data akan digabung walaupun menghasilkan data ganda seperti kode ‘1002′ dan ‘1005′ akan ditampilkan 2 (dua) kali.
Bentuk diagram himpunan
Dalam bentuk tabel dapat digambarkan sebagai berikut :
| tabel_A | tabel_B | tabel Hasil | ||
|
Kode
|
Kode
|
Kode
|
||
|
1001
|
1002
|
1001
|
||
|
1002
|
1005
|
1002
|
||
|
1003
|
1006
|
UNION ALL
|
1003
|
|
|
1004
|
1007
|
1004
|
||
|
1005
|
1005
|
|||
|
1002
|
||||
|
1005
|
||||
|
1006
|
||||
|
1007
|
Perintahnya dalam bentuk SQL
| SELECT* FROM tabel_A UNION ALL SELECT* FROM tabel_B |
Artikel lainnya
- Dasar-Dasar SQL 1
- Dasar-Dasar SQL 2
- Dasar-Dasar SQL 3
- Dasar-Dasar SQL 4
- Konsep Himpunan Dalam SQL
- Instalasi MySQL
- Koneksi Delphi ke SQL Server
- Full Join dan Cross Join dalam SQL
- Query Dalam Query
- Perintah EXISTS dalam SQL
- Perbedaan Perintah UNION dan UNION ALL dalam SQL
- Cara Membuat Store Procedure di SQL Server
- Perintah LIKE dalam SQL
- Create Trigger dalam SQL
- INSERT…… Perintah Lanjutan SQL
Filed under: SQL, Tips & Tricks , perintah SQL, UNION, UNION ALL







Komentar Terakhir