Didalam query sebenarnya bisa disisipkan lagi perintah query yang diistilahkan dengan subquery. Statement yang biasanya dipakai SELECT, EXIST dan IN. Untuk memudahkan penjelasan dalam pemakaian perintah tersebut kita akan menggunakan konsep himpunan.
Contohnya himpunan A ={‘1001′, ‘1002′, ‘1003′, ‘1004′, ‘1005′}
Ada himpunan B = {‘1001′, ‘1004′, ‘1006′}.
Kita ingin suatu data dimana data tersebut terdiri dari himpunan A yang juga bukan merupakan anggota himpunan B
Dari gambar samping terlihat gambar diagram himpunan. Dimana yang berwana hitam merupakan suatu data yang kita cari.
Jawaban dari contoh soal diatas sangat mudah yaitu {‘1002′, ‘1003′, ‘1005′}
Karena jumlah datanya sangat sedikit dan dapat dilihat dengan mata telanjang jadi sangat mudah sekali. Tapi bagaimana kalau kita mempunyai ribuan data atau lebih, baik yang ada di himpunan A maupun di himpunan B. Tentunya kita membutuhkan suatu trik-trik sendiri. Dengan bantuan SQL kita sangat mudah untuk mendapatkan data-data yang kita inginkan. Disinilah fungsi dari subquery berperanan sangat penting sekali.
Anggap saja himpunan A merupakan tabel_A, dan himpunan B merupakan tabel_B. Dimana tabel-tabel tersebut mengandung suatu field kode yang isinya berupa data-data himpunan tersebut.
| tabel A | tabel B | ||||||||||||
|
|
Kalau dalam perintah SQL
select kode from tabel_A where kode not in(select kode from tabel_B)
maka data yang dihasilkan
| Kode |
| 1002 |
| 1003 |
| 1005 |
Sampai disini dulu, artikel berikutnya saya akan membahas perintah EXISTS.
Artikel lainnya
- Dasar-Dasar SQL 1
- Dasar-Dasar SQL 2
- Dasar-Dasar SQL 3
- Dasar-Dasar SQL 4
- Konsep Himpunan Dalam SQL
- Instalasi MySQL
- Koneksi Delphi ke SQL Server
- Full Join dan Cross Join dalam SQL
- Query Dalam Query
- Perintah EXISTS dalam SQL
- Perbedaan Perintah UNION dan UNION ALL dalam SQL
- Cara Membuat Store Procedure di SQL Server
Filed under: SQL , perintah IN, query dalam query, SQL, subquery




Komentar Terakhir